NDASE,YANGKU,MUMET

peluang usaha

Kamis, 21 Agustus 2014

Aplikasi untuk gambar teknik



Arsitektur
Gambar Arsitektur
Seni dan desain yang masuk ke dalam membuat bangunan ini dikenal sebagai arsitektur. Untuk berkomunikasi semua aspek desain, gambar detail yang digunakan. Dalam bidang ini, rencana jangka sering digunakan ketika mengacu pada tampilan seksi penuh ini gambar drawings.Architectural menjelaskan dan dokumen desain seorang arsitek. 
 
 
Teknik gambar bagian arsitektur

Teknik menggambar
Teknik mesin
Rekayasa bisa menjadi istilah yang sangat luas. Ia berasal dari ingenerare Latin, yang berarti "untuk menciptakan" .Karena ini bisa berlaku untuk segala sesuatu yang membuat manusia, itu diberikan definisi sempit dalam konteks gambar teknik. Teknik gambar umumnya berurusan dengan item rekayasa mekanik, seperti bagian diproduksi dan peralatan. 
Teknik gambar biasanya dibuat sesuai dengan konvensi standar untuk tata letak, tata nama, interpretasi, penampilan (seperti tipografi dan gaya line), ukuran, dll 
Tujuannya adalah untuk secara akurat dan tegas menangkap semua fitur geometris dari suatu produk atau komponen. Tujuan akhir dari suatu gambar teknik adalah untuk menyampaikan semua informasi yang diperlukan yang akan memungkinkan produsen untuk memproduksi komponen tersebut.

 
Gambar Teknik Mesin, Gambar kerja Tangki Las Reservoir

Gambar Teknik Mesin, Gambar Tangki Las Reservoir

Artikel utama: menggambar Patent
Pemohon untuk paten akan diwajibkan oleh hukum untuk memberikan gambar dari penemuan ini setiap kali sifat kasus memerlukan gambar untuk memahami penemuan. Gambar ini harus diajukan dengan aplikasi tersebut. Ini termasuk hampir semua penemuan kecuali komposisi materi atau proses, tetapi gambar juga dapat berguna dalam kasus banyak proses. 
Gambar harus menunjukkan setiap fitur dari penemuan ditentukan dalam klaim, dan diperlukan oleh aturan kantor paten berada dalam bentuk tertentu. Kantor menentukan ukuran lembaran yang gambar dibuat, jenis kertas, margin, dan rincian lain yang berkaitan dengan pembuatan gambar. Alasan untuk menetapkan standar secara rinci adalah bahwa gambar dicetak dan diterbitkan dalam gaya seragam ketika masalah paten, dan gambar-gambar juga harus sedemikian rupa sehingga mereka dapat dengan mudah dipahami oleh orang-orang yang menggunakan deskripsi paten
bidang terkait


Ilustrasi Teknis
 


 
Ilustrasi Gambar Gazebo

ilustrasi Teknis
Ilustrasi teknis adalah penggunaan ilustrasi visual mengkomunikasikan informasi yang bersifat teknis. Ilustrasi teknis dapat menjadi gambar teknis komponen atau diagram. Tujuan ilustrasi teknis "untuk menghasilkan gambar ekspresif yang efektif menyampaikan informasi tertentu melalui saluran visual untuk pengamat manusia". 
Tujuan utama dari ilustrasi teknis adalah untuk menggambarkan atau menjelaskan barang-barang ke audiens yang lebih atau kurang non-teknis. Gambar visual harus akurat dalam hal dimensi dan proporsi, dan harus memberikan "kesan keseluruhan tentang apa sebuah benda atau tidak, untuk meningkatkan minat pemirsa dan pemahaman" 
Menurut Viola (2005) "teknik ilustrasi sering dirancang dengan cara yang bahkan orang yang tidak memahami teknis jelas memahami karya seni. Penggunaan berbagai lebar jalur untuk menekankan massa, kedekatan, dan skala membantu untuk membuat garis sederhana gambar lebih dimengerti oleh orang awam. Lintas penetasan, stippling, dan teknik abstraksi rendah lainnya memberi lebih mendalam dan dimensi dengan materi pelajaran "
 

 
Gambar cutaway dari  Mobil VW (Volks Wagen, dalam empat pandangan) 

Sebuah gambar cutaway adalah ilustrasi teknis, di mana unsur-unsur permukaan model tiga dimensi secara selektif dihapus, untuk membuat fitur internal terlihat, tapi tanpa mengorbankan konteks luar sepenuhnya. 
Tujuan dari gambar cutaway adalah untuk "memungkinkan pengunjung untuk melihat ke dalam obyek buram sebaliknya padat. Daripada membiarkan bersinar objek batin melalui permukaan sekitarnya, bagian dari objek luar yang hanya dihapus. Ini menghasilkan tampilan visual seolah-olah seseorang telah guntingan sepotong objek atau diiris menjadi bagian-bagian. ilustrasi cutaway menghindari ambiguitas sehubungan dengan pemesanan spasial, memberikan kontras yang tajam antara latar depan dan latar belakang obyek, dan memfasilitasi pemahaman yang baik tentang pemesanan spesial "

Rabu, 20 Agustus 2014

Computer Aided desain

Selasa, 19 Agustus 2014

GAMBAR BOR TANGAN



 Bor tangan adalah salah satu dari peralatan perkakas permesinan yang berfungsi untuk membuat lubang pada benda kerja. Bor tangan di gunakan untuk benda –benda kerja dari materi bahan lunak, tidak  digunakan untuk materi bahan yang keras. Kelebihan dari peralatan ini adalah pada penggunaan yang sederhana yakni hanya memutar tuas pada bor dengan tangan, dan tidak memerlukan listrik sebagai sumber tenaganya. Kali ini saya mencoba menggambar bor tangan dalam bentuk 3 dimensi, Hal ini saya maksudkan untuk memberikan sedikit gambaran tentang bentuk bor tangan




Gambar Bor tangan,Pada gambar bor tangan di gambar di AUTO CAD 2007, kemudian di render pada 3DSMAX versi 2011,dengan tujuan untuk mendapatkan detail yang halus.


MEKANISME KERJA BOR TANGAN

Pada gambar bor tangan menggunakan dua buah pinion gear, dan satu buah ring gear yang terhubung dengan handle untuk tangan.
Satu buah pinion gear berfungsi untuk pemegang penjepit mata bor, yang satunya untuk menyeimbangkan putaran. Kedua pinion gear terhubung pada ring gear yang di pasangi handle untuk memutar pemegang penjepit mata bor.

Senin, 18 Agustus 2014

GAMBAR KERJA DONGKRAK ULIR



Gambar Dongkrak ulir, pada gambar dongkrak ulir ini, aku gambar dengan AUTO CAD versi 2007. Fungsi dari dongkrak ulir ini , adalah untuk mengangkat kendaraan ringan, bilamana akan diadakan perbaikan ataupun servis pada mobil tersebut.

Desain dari dongkrak ini adalah menggunakan ulir dengan cara diputar yang digunakan untuk memindakan kedudukan landasan, yang di gunakan untuk menopang berat kendaraan ringan.

CARA KERJA DONGKRAK ULIR

Dengan cara memutar sebuah pinion gear yang berulir yang akan memutarkan roda gigi payung,dari putaran roda gigi payung akan memutarkan tabung beralur, kemudian memutarkan batang ulir yang pada akhirnya memutarkan dongkrak ulir untuk bergerak ke atas maupun ke bawah sesuai dengan batas minimun dan maximun dari spesifikasi dongkrak ulir itu sendiri.





Gambar kerja donkrak ulir pertama




Gambar kerja donkrak ulir kedua





























Gambar kerja donkrak ulir ketiga









Gambar kerja donkrak ulir keempat

 Dibawah ini adalah gambar kerja dongkrak ulir yang telah di rakit

 Gambar rakitan donkrak ulir


Nomer bagian – bagian yang utama dongkrak ulir
1.    Rangka
2.    Landasan
3.    Tabung beralur
4.    Batang ulir
5.    Tabung ulir
6.    Roda gigi payung
7.    Pinion gear
8.    Sambungan
11. gelang bantalan aksial dan bola baja
16. poros pemutar
17. pemegang
18. lengan pemegang


Untuk pergerakan naik turun As Dongkrak juga harus ada putaran, seperti mengencangkan atau mengendorkan baut, maka dibutuhkan pemegang dan gagang pemegang untuk memutarkan dongkrak ulir.
Umumnya bagian ujung membentuk tanda Tanya “?”, buat cantolan ke pemutar ulir, sedangkan ujung lain lebih mirip huruf “Z” atau “L”, untuk memudahkan memutar dongkrak. Pada gambar desain ini saya menggunakan pemutar ulir dengan model huruf L

Jumat, 15 Agustus 2014

Tips untuk mengubah ISO setting

 Saya hanya membahas mengenai ISO dan petunjuk pemakaiannya. Disini akan saya bahas mengenai faktor-faktor yang akan mempengaruhi kita dan bisa kita jadikan bahan pertimbangan untuk mengganti ISO setting pada saat kita akan mengambil gambar.

Yups,bener sekali,ada beberapa pertimbangan yang harus kita perhatikan sebelum mengganti ISO setting,dan beberapa pertimbangan itu adalah :
1.Cahaya ==> seberapa terang cahaya yang menyinari objek
2.Noise ==> apakah kita ingin gambar dengan noise atau tidak
3.Tripod ==> bawa tripod atau tidak
4.Objek bergerak atau diam ==> apakah objek yang kita foto bergerak atau diam

Ya,ke-empat faktor diatas perlu kita pertimbangkan apabila akan mengubah ISO setting

"mengapa demikian?"

Karena dengan mengubah ISO setting maka juga akan berpengaruh pada kecepatan shutter speed dan besar kecilnya aperture pada kamera,yang nantinya juga mempengaruhi hasil dari foto yang kita ambil.


Oke,biar lebih jelasnya saya terangkan satu-persatu keempat faktor diatas :
1.Cahaya
Seperti kita ketahui peranan cahaya dalam fotografi sangat berati sekali,itupun juga berpengaruh pada ISO setting. apabila cahaya cukup maka kita gunakan ISO kecil dan apabila cahaya tidak mencukupi maka gunakanlah ISO tinggi agar sensor gambar peka sehingga bisa menyerap cahaya dengan cepat.
Tetapi konsekuensi dari penggunaan ISO tinggi hasil gambar akan terlihal noise.

2.Noise
Diatas diterangkan apabila kita menggunakan ISO tinggi maka hasil gambar akan noise,ya hal itu dikarenakan sensor gambar dipaksa untuk menyerap cahaya secara cepat pada kondisi pencahayaan yang rendah (gelap).
Apabila kondisi cahaya gelap dan kita tidak ingin hasil gambar yang noise maka pilihlah ISO setting yang rendah dengan konsekuensi shutter speed akan menjadi lama menutupnya karena diperlukan waktu lama bagi sensor gambar dalam menyerap cahaya. Oleh karena itu diperlukan tripod.

3.Tripod
Tripod berfungsi untuk menopang kamera agar stabil,pada saat pencahayaan rendah dan kita ingin menghasilkan foto yang bersih tanpa noise sangat dibutuhkan tripod,karena dengan ISO rendah dan pencahayaan rendah maka kitapun harus memilih shutter speed dengan kecepatan rendah,dimana bila shutter speed rendah diperlukan kestabilan kamera,karena ada gerakan sedikit maka hasil gambar akan blur.

4.Objek bergerak atau diam
Hal ini juga harus diperhatikan,apabila objek yang akan kita ambil bergerak dan pencahayaan rendah kita harus memilih ISO tinggi agar kita bisa memilih shutter speed yang cepat untuk merekam moment tersebut,contoh : konser musik dalam gedung
Tetapi apabila objek diam tidak ada salahnya kita pakai ISO rendah agar gambar tidak noise tapi perlu diingat kestabilan kamera.

ISO adalah salah satu aspek penting dalam fotografi digital saat ini,
Di dalam kamera digital terdapat ISO setting,lalu apa sebenarnya ISO itu sendiri?
Seperti biasa sebelum menjawab pertanyaan diatas,saya akan mengajak kembali ke masa dimana kita menggunakan kamera film,pada saat kita akan membeli film,pasti penjual akan bertanya,"mo pake ASA berapa?"
Nachhh... sebenarnya ISO dan ASA adalah sama, ISO adalah istilah internasional sedangkan ASA adalah istilah jepang,trus ada lagi DIN kalo yang ini adalah istilah eropa.

"Jadi apa dong ISO/ASA/DIN?" 

Weiittss... tenang brother,nich mo dijelasin..

ISO dalam fotografi yang masih menggunakan film berarti kadar kepekaan film terhadap cahaya.
Kalo dalam dunia fotografi digital yang mana tidak menggunakan film lagi,maka ISO adalah kadar kepekaan sensor gambar terhadap cahaya.
Kadar kepekaan/sensitifitas sensor gambar ini diwakili dengan angka,contoh: ISO 100,ISO 200,ISO 400,dst...

"lho.. ada banyak juga setting ISO,trus buat apa itu masing-masing ISO dengan angka yang berbeda?"

Sabar brotheeeerr..
Seperti diterangkan diatas bahwa ISO adalah kadar/ukuran kepekaan sensor gambar terhadap cahaya,maka semakin besar angka pada ISO maka semakin peka pula sensor gambar terhadap cahaya.

"Jadi apa maksud dari kepekaan terhadap cahaya?"

Kepekaan sensor gambar diartikan sebagai kekuatan sensor untuk menyerap cahaya,jadi semakin peka maka semakin kuat sensor menyerap cahaya.

Jadi kesimpulannya apabila cahaya disekeliling mencukupi gunakanlah ISO rendah,karena cahaya sudah cukup maka tidak diperlukan kekuatan untuk menyerap cahaya dari sensor gambar,tetapi apabila cahaya disekeliling redup atau gelap maka gunakanlah ISO tinggi karena sensor gambar memerlukan kekuatan untuk menyerap cahaya. 

Petunjuk pemakaian ISO setting:
1.ISO rendah
Yang termasuk dalam rentang ISO rendah adalah ISO 25 - ISO 200,pada rentang ISO rendah ini sangat cocok untuk untuk situasi outdoor dengan sinar matahari yang terang dari pagi sampai siang.
2.ISO sedang
Rentang ISO sedang yaitu ISO 400 - ISO 800,baik digunakan untuk outdoor pada sore hari atau dalam keadaan mendung.
3.ISO tinggi
ISO tinggi digunakan untuk pemotretan dalam keadaan cahaya gelap,yang termasuk dalam ISO tinggi adalah ISO 1600 keatas.

Arti kompresi

Arti kompresi secara harfiah adalah, PEMADATAN , jadi tekanan kompresi bisa diartikan 'menekan campuran udara dengan BBM pada ruang bakar agar padat tertekan'.

Pada saat campuran udara dengan BBM itu menjadi HAMPIR padat pada titik optimalnya (tekanan kompresi tertinggi) maka busi akan meletikkan bunga api (sekian derajat sebelum TMA/Titik Mati Atas).

Kenapa harus sebelum TMA, ini untuk mendapatkan efek MELENTING seperti anak panah lepas dari busurnya (rahasia Camshaft + Valve + Spring ada disini) sehingga piston makin terdorong dengan tenaga lebih besar.

Jadi semakin tinggi nilai / perbandingan kompresi, maka makin besar / dasyat ledakan pada ruang bakar dan ini mengakibatkan tenaga dorong dari piston yg semakin besar, ingat semakin tinggi nilai kompresi maka semakin besar nilai oktan yg dibutuhkan dari jenis BBM untuk ini.

Getaran mesin dan suaranya pun ikut besar !

Jadi bila mesin MX kita mengalami kebocoran / kehilangan kompresi maka yg terjadi adalah hilangnya tenaga atau bahkan tidak bisa hidup.

Semua teori dasar ada pada diri manusia dan alam, coba bayangkan bila manusia tidak bisa menekan, pasti tidak akan ada kehidupan lanjutan....ya toh ?

Tekanan kompresi pada mesin akan berkurang atau bahkan hilang bila ada kebocoran pada ruang bakar (ruang kompresi), dan ini bisa disebabkan oleh :
Ring piston patah.
Kesalahan pemasangan ring piston.
Piston cacat (retak dsb).
Dinding Silinder cacat/baret.
Mesin pernah mengalami extreem overheating.
Packing/gasket antara silinder head dengan silinder blok sudah cacat, patah dsb.
Seating Valve cacat/kotor karena kerak dsb.
Valve/klep cacat/retak dsb.
Setting camshaft yg kurang tepat.
Air filter pada karbu sudah terlalu kotor.
Busi cacat/retak atau threadnya yg cacat (selek istilah bengkelnya).
Timming gear/chain yg sudah cacat/kendor/aus dsb.
Silinder head atau bahkan silinder blok, retak (kemungkinan terjauh).

Dari beberapa kemungkinan di atas, bisa juga terjadi karena :
Penggunaan BBM yg tidak bersih atau kurang tepat.
Kurangnya perawatan pada karbu.
Kesalahan saat overhaul mesin atau saat ngopreknya.
Sistem pendingin pernah tidak bekerja dengan semestinya (fail).
Kesalahan pada saat setting sistem mekanis mesin.
Kebocoran sistem pelumasan sehingga pelumas pernah masuk ke ruang bakar.

Memang cukup rumit bila dianalisa secara umum (sekilas), namun ini semua ada keterkaitannya dengan pengetahuan dasar four stroke internal combustion engine.

Untuk ngukur kompresi motor kita bisa pake alat yang namanya compression gauge, caranya ujung pengukur alat ini dipasang di lubang busi trus motor di stater beberapa detik dengan electric stater trus tinggal liat deh jarumnya di gaugenya sampe menunjukan angka yang stabil, sesuaikan sama kompresi motor waktu di cek yang ada di buku manual, tekanannya min 490kpa standar 560kpa maksimal 630 kpa di 500rpm


CARA MENAIKKAN KOMPRESI :
1. Mengganti piston dengan model racing.
2. Mendekatkan deck clearance.
3. Membubut Head.
4. Mengelas Head.
5. Membubut Blok dan Piston.

CARA MENURUNKAN KOMPRESI :
1. Merimer dome pada head.
2. Memperdalam coakan klep pada piston.
3. Membubut piston.

KEUNTUNGAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Power mesin meningkat.
2. Final gear menjadi berat.
3. Power mesin terasa dari putaran bawah sampai atas.

KERUGIAN MENGGUNAKAN KOMPRESI TINGGI :
1. Mesin menjadi cepat panas .
2. Engine break menjadi besar dan kasar.
3. Apabila perhitungan kompresi tidak tepat, sering terjadi detonasi.

Untuk mengetahui / menghitung perbandingan kompresi (CR) dari satu mesin, kita perlu mengetahui dulu volume silinder yang akan dikerjakan

Kamis, 10 Juli 2014

CARA MEMINDAHKAN PEGAS SPIRAL DALAM GAMBAR

Menurut arti perkataan, ada dua macam pegas spiral. Dalam hal keahlian-bangunan mesin sering kali orang memakai suatu macam yang perputarannya berakhir menurut garis-sekrup.
Karena itu macam ini dinamakan juga pegas pegas sekrup. Pegas-pegas-spiral, dimana semua perputarannya terletak dalam satu bidang, dipakai diantaranya dalam pabrik arloji. Untuk keahlian bangunan macam ini kecil artinya.
Berhubung dengan keadaan beratnya orang menamakan pegas sekrup juga pegas torsi dan macam lain-lain dan pegas lengkung.
Orang membagi pegas-sekrup dalam dua macam-pokok, yaitu pegas tarik dan pegas tekan. Pegas-pegas ini tidak digambar, orang hanya menjelaskan dengan reng-rengan saja.
Dalam gambar 158 diberikan bentuk-bentuk dan macam-rupa yang sering terdapat pada cara pemakaian­nya serta, diberi ukuran-ukuran yang perlu dan petunjuk-petunjuk.
Kadang-kadang semua ukuran dan petunjuk dikumpulkan menjadi satu daftar, yang ditempatkan disamping pegas.
Lo adalah panjang yang tidak ditarik, yakni panjang pegas dalam keadaan, dimana tidak ada tenaga luar bekerja. D adalah garis tengah putaran dan d tebal uliran.
Pada pegas pembentuk kerucut maka Dk adalah garis tengah putaran yang terkecil dan Dg garis tengah putaran yang terbesar.
Untuk pegas-pegas penekan orang harus memberikan atau dengan kisar putaran S atau jumlah putaran yang bekerja n.
Kecuali ukuran-ukuran ini orang masih harus mencatat, apakah pegas harus diputar kekanan atau kekiri dan juga bagaimana ujungnya putaran itu harus diselesaikan.
Kebanyakan ujung-ujung-putaran diratakan tegak lurus pada garis-sumbu dan kemudian diasah. Karena ini maka potongan bahan sebagian dari ujung putaran tidak penuh. Bagian-bagian ini tidak dimasukkan dalam putaran yang bekerja. Menurut lembaran N 1152 untuk ini orang mengambil kira-kira ¾ putaran pada kedua bidanq ujung dari pegas. Jika jumlah putaran kerja sama dengan n, maka jumlali putaraa sama dengaa  n + 2 X ¾ = n + 1½.
Jika tekanan dari pegas dalam muatan maksimal ama dengan fm, dan dalam keadaan begini jumlah jarak bebas diantara putaran dinamakan kelonggaran, maka kesimpulan dari yang diatas : Lo - (n + 1½) X d + fm + kelonggaran.
                                   






























Gambar Pegas Tekan, Digambar dengan Auto Cad 2006

Ukuran-ukuran pegas-pegas penekan selamanya harus ditentukan sedemikian rupa hingga pada tekanan pa­ling besar yang ada masih ada cukup ruangan bebas diantara putaran berturut-turut. Dengan ini orang menghindarkan adanya gangguan pukulan pada putaran satu sama lain dan menyebabkan putusnya sebelum pada waktunya.
Dalam hal, dimana orang mengumpulkan beberapa pegas penekan satu sama lain dalam sebuah sarang dianjurkan supaya pegas-pegas diputarkan berganti-ganti kekanan dan kekiri.
Dengan ini orang menghindarkan, menggesetnya putaran dari pegas yang bekerjasama ke dalam satu sama lain, yang dapat menyebabkan putus.
Pada pegas-pegas boper sebagai gantinya dari jumlah putaran atau kisar putar, orang mencatat tekanan f1 dari pegas dalam mm pada muatan tertentu dari P1 kg.
Pads pegas-pegas tarik duduknya putaran selamanya tersusun satu sama lain, sehingga untuk memberikan kisar tidak diperlukan. Juga jumlah aliran tidak usah diberikan, sebab ini ditentukan dengan Lo dan d. Untuk pegas-pegas tarik orang juga harus mencatat, apakah matanya sejajar (//) dan juga apakah membentuk 900(   ) satu sama lain. Dalam keadaan teliti dimana pegas-pegas harus memenuhi syarat-syarat tertentu dari ke­kuatan pegas pada tarikan atau tekanan tertentu, diharapkan supaya syarat-syarat ini dijelaskan pada pegas dalam pegas diagram, seperti digambarkan dalam gambar 159 untuk pegas tarik dan tekan. Pembikinan pegas sekrup dan pegas lain adalah suatu pekerjaan, dimana orang lebih baik mempercayakan saja pada pabrik yang khusus dalam lapangan ini.
Untuk memilih bahan orang menyerahkan saja menurut pandangan dari spesialis ini. Pada daftar-bagian orang hanya mengisi „baja-pegas".

Untuk memilih bahan yang betul orang mencatat selain itu, muatan maksimal, frekwensi dari muatan, temperatur-kerja, maksimal, macam muatan (kejut-kejut, diam, berganti-ganti) dan juga, apakah pegas-pegas bebas karat dan ataukah harus "dapat melawan asam.