NDASE,YANGKU,MUMET

peluang usaha

Senin, 16 Juni 2014

GAMBAR CLAMP – C


Clamp- C digunakan untuk menjepit kampuh benda kerja yang akan di kenai proses pengelasan. Pada umumnya penggunaan Clamp-C untuk membuat tack weld atau las titik pada dua bidang kampuh agar letak maupun posisi kampuh tidak bergeser.
Pada clamp-C dilengkapi dengan mulut penjepit , poros berulir dan bentuk clam- C sebagai penyangga,





Gambar Kerja Clamp- C




























Gambar 3 dimensi Clamp - C

Minggu, 15 Juni 2014

RAGUM


Ragum dalam bengkel mesin perkakas berfungsi untuk menjepit benda kerja. Desain ragum pada umumnya terdiri dari mulut ragum yang berfungsi untuk menjepit benda kerja, dan poros berulir yang berfungsi untuk mendorong mulut ragum. Ragum yang berada di pasaran tersedia dalam berbagai macam ukuran.




 Gambar ragum 3 dimensi, digambar dengan menggunakan inventory 2014

Jumat, 13 Juni 2014

setting ddunit pada autocad

Menggambar sebuah bangunan yang sesuai dengan yang kita harapkan bukanlah suatu hal yang mudah. Dari perencanaan, model hingga interior maupun eksteriornya kita mungkin perlu banyak waktu dan pertimbangan yang matang untuk menyelesaikannya. Namun satu hal yang tidak kalah pentingnya dalam membuat gambar bangunan tentunya juga tidak terlepas dari unit satuan. Karena unit satuan ini yang akan anda gunakan untuk mengatur sistem ukuran pada gambar sebuah bangunan yang sebelumnya sudah anda rencanakan.
Kita dapat mengontrol tipe dari notasi units yang kita butuhkan.
AutoCAD pada keadaan standar memakai notasi decimal dalam
menentukan koordinat, jarak, dan sudut. Akan tetapi, pilihan
notasi lain tersedia juga.


Nah, bagaimana langkah untuk setting unit satuan tersebut?
Langkahnya adalah:

1. Buka autocad kemudian >new file (ctrl N)
2. Ketik units  atau DDUNITS pada command line untuk menjalankan perintah, lalu tekan enter sehingga kotak dialog Drawing units muncul.



Gambar 1.3 Kotak Dialog Drawing Units

3. Pastikan pada kelompok Length, untuk type kita pilih Decimal dan precision kita pilih0.00.
4. Pada kelompok Angel, untuk type kita pilih decimal Degrees dan precision 0.
5. Untuk Clockwise dibiarkan kosong.
6. Untuk Insertion scale kita pilih satuan Milimeters.

Nah setelah semua setting sudah selesai lalu kita pilih ok untuk menutup kotak dialog. Dengan demikian kita sudah berhasil mensetting satuan Units yang akan kita gunakan untuk sistem ukuran dalam kita menggambar. 
Keterangan:
1.    Length – Type, memungkinkan kita untuk menentukan  atau memilih sistem unit yang kita pakai.
2.    Precision, tingkat presisi dari unit yang kita pilih dapat kita tentukan dengan menekan tanda panah di sebelah bawah precision.
3.     Angle – Type, untuk menentukan sistem dan tingkat presisi mempunyai cara yang sama dengan Length – Type.
4.    Direction, untuk menentukan arah dari sudut. Dalam AutoCAD dipakai “counter clockwise” atau berlawananarah jarum jam.
5.    Nilai unit dapat kita asumsikan menurut kebutukan kita.Contoh: 1 unit dapat dianggap bernilai 1 meter atau 1 cm atau 1 inci, dan sebagainya. Hal ini berkaitan dengan pencetakan.Dalam standar internasional dipakai acuan 1 Unit= 1 mm. Kita dapat mengontrol tipe dari notasi units yang kita butuhkan.
              AutoCAD pada keadaan standar memakai notasi decimal dalammenentukan koordinat, jarak, dan  

             sudut. Akan tetapi, pilihan notasi lain tersedia juga.

MEMILIH ISO DALAM FOTOGRAFI


      Salah satu yang harus kita tentukan sebelum memotret adalah ISO. ISO adalah sensitivitas sensor, Dimana semakin tinggi ISO akan semakin terang fotonya,tetapi jika terlalu tinggi ISO –nya, Kualitas foto menurun( ada bintik-bintik/ noise, warna dan detail memudar )
Idealnya ISO kita settng ke angka terendah seperti   ISO 100 atau ISO 200 bila kita memotret pada hari yang cerah, dan menaikan ISO bila kita memotret dalam ruangan yang gelap.
Untuk menentukan ISO adalah dengan berdasarkan cahaya lingkungan dan jenis fotografinya.
Dibawah ini beberapa nilai ISO yang digunakan untuk memotret
ISO 100 sampai 200 di gunakan untuk memotret pada hari yang cerah,diluar ruangan, atau bila kita menggunakan lampu FLASH
ISO 400 di gunakan untuk memotret pada saat cuaca mendung, sore hari sebelum matahari terbenam
ISO 800 di gunakan untuk memotret  di dalam ruangan dengan  lampu yang terang.
ISO 1600 di gunakan untuk memotret di dalam ruangan
ISO 3200 di gunakan untuk memotret  didalam ruangan yang gelap,sesaat setelah matahari terbenam
ISO 6400 di gunakan untuk memotret  di dalam ruangan dengan lampu kecil


Rabu, 11 Juni 2014

GAMBAR BENTANGAN OLEH BUDI MARYANTO,S







Salah satu cabang dari Ilmu menggambar Teknik Mesin adalah menggambar bentangan. Menggambar bentangan adalah salah satu cara menggambar teknik mesin yang paling rumit. Untuk menggambar bentangan ini diperlukan pemahaman yang mendalam tentang bangun ruang yang apabila dilipat  akan menghasilkan obyek ruang. Sekalipun menggunakan AUTO CAD, penyelseian secara grafik  pada gambar pembentangan merupakan tugas yang sangat rumit . Hal ini di sebabkan tingkat kerumitannya dalam memahami dan melakukan perhitungan bentuk bangun ruang dan bidang datar, terutama untuk bentuk-bentuk bangun ruang yang terpancung,

Pembentangan permukaan pada dasarnya ialah meletakan suatu bidang datar untuk dibentangkan agar berhimpit dengan suatu bidang. Permukaan yang tersusun dari permukaan lengkung tunggal atau gabungan antara kedua jenis permukaan bersifat mampu bentang. Penggunaan praktek pembentangan ini terjadi pada kerja lembaran logam, pembuatan pola, pembungkusan dan desain bungkus.

 Untuk tata letak lembaran logam yang dibentangkan, jumlah bahan yang berlebih harus diberikan untuk tumpang dan kampuhnya.Ahli gambar yang menggunakan AUTO CAD sebagai media untuk menggambar harus memperhatikan panjang dan lebar bahan yang digunakan untuk proses pembuatan pembentangan dan harus menyusun tata letaknya untuk faktor ekonomis dari bahan. Untuk mempersiapkan pembuatan bentangan, cara yang paling baik adalah menempatkan kampuh di tepi jarak yang terpendek dan menempatkan alas tempat bertemunya. Hal ini di maksudkan untuk faktor ekonomis penyambungan penyolderan, pengelasan atau pengelingan

Senin, 19 Mei 2014

SETTINGAN AWAL PADA PENGGUNAAN PROGAM AUTOCAD


Setting  awal pada saat kita menggambar dengan menggunakan AUTO CAD adalah suatu hal yang sangat penting. Dengan melakukan Setting awal akan berpengaruh terhadap  efisiensi dan efektifitas dalam menyelesaikan tugas menggambar dengan progam AUTO CAD. Dengan adanya setting awal yang baik akan mampu meningkatkan produktivitas dalam menggambar.
Menurut pendapatku dan pandanganku yang berdasarkan pada pengalaman dalam menggunakan progam AUTO CAD untuk menggambar teknik mesin. Yang dimaksud settingan awal adalah apa yang harus kita lakukan sebagai langkah persiapan ketika kita mulai menggambar teknik mesin menggunakan progam AUTO CAD.  Ada lima  (5) settingan awal yang sering saya lakukan:
 Settingan  awal tersebut meliputi:
a.       Settingan pada tampilan area kerja progam AUTO CAD, secara default area kerja progam AUTO CAD berwarna hitam,maka kita harus merubahnya dengan warna yang menjadi kesukaan saya. Dengan begitu saya bisa menjadi lebih nyaman dalam bekerja menggunakan progam AUTO CAD
 Gambar tempat untuk settingan tampilan pada area kerja AUTO CAD
b.       Pengaturan tata letak tool bar layang, dengan mengatur tata letak tool bar layang dengan benar dapat menghemat waktu, ketika saya mengoperasikan progam AUTO CAD. Caranya adalah dengan memilih tool bar layang yang sering kita gunakan, untuk tool bar layang yang sering di gunakan, saya sarankan untuk meletakan di sebelah kanan pada area kerja progam AUTO CAD. Hal ini disebabkan posisi mouse yang berada di sebelah kanan dekat tool bar layang yang sering di gunakan. Ini bagi yang tidak kidal, kalau yang kidal bisa dilakukan sebaliknya
c.       Mengatur LIMITS; Limits adalah batasan area kerja gambar pada progam AUTO CAD yang dinyatakan dalam 1 unit. 1 unit ini bisa mewakili 1 mm, maupun ke dalam satuan panjang lainnya
d.      Membuat LAYERS; membuat layers bertujuan untuk mengelola dan mengendalikan gambar yang di gambar dengan progam AUTO CAD. Dengan adanya pengelolaan dan pengendalian layers yang baik dan benar, kita dapat mengaktifkan dan menonaktifkan gambar pada progam AUTO CAD. Hal ini akan memudahkan kita dalam menyusun sistematika gambar pada progam AUTO CAD

e.      Menyiapkan pengguanaan progam AUTO LIST untuk perhitungan aritmatika, agar dapat di akses ke dalam progam AUTO CAD. Dengan menggunakan bantuan progam AUTO LIST akan sangat membantu ketika saya berhadapan dengan perhitungan-perhitungan pada gambar kerja, dimana progam AUTO LIST dapat diakses ke dalam progam AUTO CAD  sehingga saya dapat memanggilnya melalui command window pada progam AUTO CAD. Dari command window inilah saya melakukan operasi aritmatika, yakni perkalian, pembagian, pengurangan maupun penambahan

Sabtu, 03 Mei 2014

MEMBUAT JENIS GARIS DAN BENTUK GARIS

Dalam gambar teknik mesin garis adalah bagian yang sangat penting, satu tarikan garis sangat menentukan hasil gambar kerja yang akan kita buat, dan bisa memberikan arti dan makna tertentu sesuai dengan bentuk garis dan ketebalan garis, jadi berhati- hatilah dengan garis jika kita  akan membuat gambar kerja.
AUTO CAD sebagai salah satu dari software untuk menggambar menyediakan bermacam-macam jenis garis yang disimpan dalam file tertentu. Para pengguna AUTO CAD dapat memanfaatkan fasilitas ini sesuai dengan kebutuhan pada gambar.
Membuat jenis garis atau dengan istilah load garis hanya dilakukan satu kali saja untuk jenis garis yang sama. Para pengguna AUTO CAD dapat membuat jenis garis dengan cara satu persatu jenis garis di buat atau beberapa jenis garis sekaligus atau bahkan semua jenis garis kita load kedalam file gambar yang sedang kita kerjakan,
Cara melakukan load bentuk garis adalah:
1.      Klik pada tool bar properties untuk bentuk garis yang ada ditengah atau nomer dua dari kiri pada tulisan by layer
2.      Klik other pada barisan yang ada di bawah
3.      Setelah keluar tampilan menu other, klik load
4.      Pada tampilan menu load, pilih bentuk garis yang diinginkan
5.      Klik oke

Cara melakukan load ketebalan garis adalah:
1.      Klik pada tool bar properties untuk bentuk garis nomer tiga dari kiri pada tulisan by layer
2.      Pilih ketebalan garis yang diinginkan




 

·         Garis Tebal (0,5 mm 0,7 mm) digunakan untuk garis benda yang terlihat lansung, garis tepi.
·         Garis Tipis ( 0,25 mm 0,35 mm) digunakan untuk garis bayangan pada tekukan radius, garis penunjukan ukuran, garis proyeksi, garis penunjuk objek, garis arsir, garis senter pendek,
·         Garis Tipis Bebas (0,25 mm 0,35 mm) digunakan untuk batas bagian pandangan benda atau irisan yang tidak tepat pada garis sumbu.
·         Garis Tipis dengan Zig-Zag (0,25 mm 0,35 mm) garis pembatas tampilan bagian benda kerja yang panjang)
·         Garis Putus Tebal (o,5 mm 0,7 mm) digunakan untuk garis benda yang terhalang benda lain di depannya, garis tepi terhalang.
·         Garis Putus Tipis (0,25 mm 0,35 mm) digunakan untuk garis benda terhalang, garis tepi terhalang
·         Garis Strip Titik Tipis (0,25 mm 0,35 mm) digunakan untuk garis senter, garis tengah benda simetris, garis yang menunjukkan benda kerja yang dapat bergerak
·         Garis Strip Titik, Tebal pada Ujung dan Belokan (0,5/0,25 mm 0,7/0,35 mm) digunakan untuk garis pemotongan benda
·         Garis Strip Titik Tebal (0,5/0,25 mm 0,7/0,35 mm) digunakan untuk garis permukaan yang akan mendapatkan pengerjaan tambahan.
·         Garis Strip Titik Ganda (0,25 mm 0,35 mm) digunakan untuk garis benda yang berdekatan, bagian yang dapat bergerak, garis titik berat, garis benda yang ada di depan penampang potong.